JAKARTA,- Berpikir rasional adalah kemampuan memproses informasi menggunakan logika, fakta, dan data yang objektif untuk menghasilkan keputusan atau alasan yang paling masuk akal. Proses ini mengandalkan penalaran jernih tanpa didominasi emosi atau prasangka berlebihan.
Hal ini pun pernah diungkapkan oleh Prof. Dr Reda Manthovani sebagai guru besar Universitas Pancasila yang ia ungkapkan, "sama seperti yang selalu ia sampaikan kepada rekan-rekan, jangan pernah merasa cukup dengan kemampuan yang kita miliki saat ini, ungkapnya Prof. Reda Manthovani yang kini menjabat sebagai JAM-Intelijen Kejagung RI.
"Sejatinya, manusia adalah makhluk yang terus berkembang dan berkembang. Demi mewujudkan masa depan yang lebih gemilang, ujarnya.
Reda menambahkan, "melalui kebiasaan membaca dan berdiskusi dengan siapa pun, kita membuka ruang bagi pikiran untuk terus bertumbuh dan memperluas wawasan. Setiap pengetahuan baru adalah investasi bagi kualitas diri kita ke depan, lugasnya Prof. Reda dalam gagasannnya
"Dengan demikian, korteks sebagai pusat akal rasional dapat semakin kuat-atau setidaknya seimbang dengan amigdala yang mengatur emosi kita.
"Ketika keduanya berjalan selaras, kita mampu berpikir lebih jernih, bersikap lebih bijak, dan mengambil keputusan secara rasional.
"Mari terus belajar, dalam perkembangan ilmu terus bertumbuh, dan tidak pernah berhenti memperbaiki diri, tuturnya Guru Besar Unpas Prof. Reda Manthovani dalam arahannya. (Eddy).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar