Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Ahmad Sahroni, Ditemukannya 995 Pucuk Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel Minta di Usut Tuntas ‎

Jumat, 07 Agustus 2026 | Agustus 07, 2026 WIB Last Updated 2026-08-07T09:45:11Z
Beritaviralindonesia.com

JAKARTA,- Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta temuan 995 senjata, termasuk senjata api, narkoba, hingga 30 CD porno, di sekolah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel), diusut hingga tuntas.


Sahroni menilai temuan tersebut tidak wajar. "Saya minta Polri, BIN, dan instansi terkait harus mengusut tuntas temuan ini. Kepemilikan hampir seribu pucuk senpi maupun airsoft gun jelas bukan sesuatu yang wajar," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (7/8/2026).



‎Ia meminta penyidik mendalami mantan ketua yayasan sekolah tersebut lantaran barang-barang itu ditemukan di ruangan yang bersangkutan. Ia mengaku heran dengan jumlah senjata yang nyaris ribuan tersebut.


‎"Penyidik harus mendalami apakah yang bersangkutan terafiliasi dengan jaringan kejahatan tertentu, termasuk terorisme. Harus dilacak dari mana hampir seribu senjata ini berasal, bagaimana bisa diperoleh, dan untuk tujuan apa disimpan. Pasti dia punya akses-akses tertentu yang diindikasi melibatkan oknum bekingan," ucap dia.



‎Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni (Anggi Muliawati/detikcom)
‎Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta temuan 995 senjata, termasuk senjata api, narkoba, hingga 30 CD porno, di sekolah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel), diusut hingga akar. Sahroni menilai temuan tersebut tidak wajar.
‎"Saya minta Polri, BIN, dan instansi terkait harus mengusut tuntas temuan ini. Kepemilikan hampir seribu pucuk senpi maupun airsoft gun jelas bukan sesuatu yang wajar," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (7/8/2026). yang dilansir Kompas.
‎com


‎Ia meminta penyidik mendalami mantan ketua yayasan sekolah tersebut lantaran barang-barang itu ditemukan di ruangan yang bersangkutan. Ia mengaku heran dengan jumlah senjata yang nyaris ribuan tersebut.


‎"Penyidik harus mendalami apakah yang bersangkutan terafiliasi dengan jaringan kejahatan tertentu, termasuk terorisme. Harus dilacak dari mana hampir seribu senjata ini berasal, bagaimana bisa diperoleh, dan untuk tujuan apa disimpan. Pasti dia punya akses-akses tertentu yang diindikasi melibatkan oknum bekingan," ucap dia.


Politikus NasDem ini mengaku curiga kasus tersebut bukan perbuatan individu. Ia bahkan khawatir temuan tersebut bisa mengancam keamanan nasional.

‎"Karena menurutnya sangat sulit membayangkan jumlah sebesar ini dimiliki tanpa akses atau jaringan tertentu. Ditambah lagi ditemukan narkoba di lokasi yang sama. Khawatir ini bukan perbuatan individu semata, melainkan bagian dari jaringan yang lebih besar yang bisa mengancam keamanan nasional. Maka harus dibongkar sampai ke akar agar tidak menimbulkan ancaman yang lebih serius di kemudian hari," tutur dia.

‎Temuan senjata, compact disc (CD) porno, hingga narkoba di sebuah ruangan di sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, menyimpan teka-teki. Jumlahnya tak main-main, hampir mencapai seribu pucuk senjata.

‎Berbagai jenis senjata api hingga airgun tersebut ditemukan pada tanggal 10-11 Juli 2026 saat hendak melakukan bongkar muat barang. Senjata api yang ditemukan berjumlah 995 pucuk.

‎Pada Rabu (5/8) malam, pihak sekah kembali menemukan beberapa senjata. Tak hanya itu, Hermawanto menyebut pihaknya juga menemukan narkotika hingga 30 CD porno di ruangan mantan ketua yayasan tersebut.


‎Pihak sekolah melaporkan temuan senjata api hingga narkoba tersebut. Pihak sekolah menyatakan mendukung penuh mengusut polisi terkait asal-usul hingga kepemilikan barang-barang terlarang itu.

‎Ratusan pucuk senjata hingga narkoba itu ditemukan di ruangan mantan ketua yayasan sekolah tersebut. (Ed).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update